Selasa, 10 Juni 2025

Wedang Secang


 Wedang Secang berasal dari tradisi Jawa kuno, terutama di wilayah Yogyakarta dan Solo. Minuman ini dinamakan sesuai bahan utamanya, kayu secang (Caesalpinia sappan), yang menghasilkan warna merah alami. Secara historis, wedang ini digunakan sebagai minuman herbal untuk menjaga kesehatan dan menghangatkan tubuh. Pada zaman kerajaan, Wedang Secang sering disajikan sebagai minuman khusus bagi para bangsawan dan tamu istimewa.Wedang Secang disajikan panas dalam cangkir atau gelas. Warnanya merah kecokelatan, dengan aroma khas rempah-rempah seperti jahe, kayu manis, dan cengkeh.Wedang Secang paling cocok diminum pada malam hari atau saat cuaca dingin. Juga ideal untuk menghangatkan tubuh setelah beraktivitas berat.

Khasiat dan manfaat wedang secang:

  • -Menghangatkan tubuh berkat kandungan jahe dan rempah-rempah.
  • -Melancarkan peredaran darah.
  • -Meningkatkan daya tahan tubuh.
  • -Kayu secang mengandung antioksidan dan   antimikroba yang baik untuk kesehatan.
  • Ketahanan minuman
  • Wedang Secang dapat bertahan 1-2 hari di lemari pendingin jika disimpan dalam wadah tertutup, namun sebaiknya dinikmati segera setelah dibuat.

  • Bahan-bahan yang diperlukan:
  • Kayu secang (10 gram)
  • Jahe (100 gram, memarkan)
  • Kayu manis (1 batang)
  • Cengkeh (3-5 butir)
  • Daun pandan (2 lembar, opsional)
  • Gula merah atau gula batu (secukupnya)
  • Air (1 liter)  


Wedang Secang secara tradisional disajikan panas untuk memberikan efek hangat. Namun, versi dingin dengan tambahan es batu juga bisa dinikmati sebagai variasi modern.Harganya berkisar Rp.15.000.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Es Gempol

    Es Gempol Pleret merupakan salah satu minuman legendaris yang segar. Minuman jaman dulu ini merupakan kuliner khas Sukoharjo Jawa Tengah...